10 KESALAHAN FATAL DALAM MENJALANKAN BISNIS FOTOGRAFI

20 Nov 2011
10 KESALAHAN FATAL DALAM MENJALANKAN BISNIS FOTOGRAFI
1. Tidak memiliki Business Plan yang tepat
2. Tidak memliki visi yang jelas
3. Mengesampingkan Value dan Diferensiasi (Terjebak perang harga)
4. Menganggap foto / produk bagus bisa menjual dengan sendirinya
5. Promosi yang tidak tepat
6. Kurang kreatif dalam memenuhi kebutuhan klien
7. Menganggap konsumen hanya sebatas sekali transaksi
8. Terlalu enjoy dengan kegiatan rutin memotret
9. Kurang memperhatikan First Impression (Penampilan, Portfolio, Photo Packaging)
10.Kurang persisten

Tiga alasan mengapa konsumen merasa harga terlalu mahal
1. BUKAN TARGET MARKET KITA
2. KONSUMEN TIDAK MELIHAT VALUENYA LEBIH BESAR DARIPADA HARGA YANG DITAWARKAN
3. KONSUMEN TIDAK MELIHAT ADANYA PERBEDAAN/DIFERENSIASI ANTARA PRODUK YANG LEBIH MAHAL DAN YANG LEBIH MURAH

Keahlian apa yang dibutuhkan seorang fotografer / profesional selain keahlian tehnik?
1. KEAHLIAN UNTUK MENJUAL / MARKETING SKILL
2. KEAHLIAN UNTUK MENCIPTAKAN CITRA DIRI / BRANDING
3. KEAHLIAN DALAM BERKOMUNIKASI / COMMUNICATION SKILL

Tiga unsur penting dalam bisnis fotografi
1. WORTH OF MOUTH
2. MEMORABLE EXPERIENCE
3. BEYOND EXPECTATION

Apa yang anda lakukan pada saat konsumen sudah ada di genggaman?
- CROSS SELLING

Seorang pelanggan seharusnya menjadi pelanggan kita selamanya
- Mungkin bukan sekarang, tetapi suatu hari dia pasti butuh foto / produk kita lagi

Fungsi dari Portfolio adalah:
- Untuk memperkenalkan diri anda kepada calon klien, Memperlihatkan kemampuan anda yang terbaik,Dan menunjukan kelas anda.

Syarat dalam membuat portfolio:
- Hanya karya foto yang terbaik
- Jangan terlalu banyak
- Beri space yang cukup antar foto (jika berbentuk album)
- Pisahkan antara masing-masing tema
- Fokus pada Competitive advantage anda
- Ketahui kebutuhan konsumen
- Kreatif bukan berarti aneh
- Media presentasi yang berkualitas & design yang sesuai
- Hasil cetakan foto yang terbaik
- Jaga portfolio selalu dalam kondisi baik
- Media portfolio yang kreatif
- Online portfolio

Business Plan Guideline
- Siapa target market kita?
- Mengapa memilih target market ini?
- Apa yang anda ketahui tentang prilaku target market ini?
- Apa kriteria target market tersebut dalam memilih dan menentukan jasa photography?
- Berapa harga yang mereka harapkan?
- Seperti apa style foto yang mereka sukai?
- Suasana apa yang mereka inginkan?
- Berapa lama waktu pengerjaan yang mereka harapkan?
- Packaging/album seperti apa yang mereka harapkan?
- Service seperti apa yang mereka harapkan?
- Bagaimana cara anda membuat client anda tetap menjalin hubungan dengan anda sehingga menghasilkan repeat order?
- Apa yang anda ingin konsumen pikirkan apabila mendengar tentang anda atau bisnis anda (positioning)?
- Media apa saja yang mereka sering baca / lihat / dengar dalam memilih jasa photography?
- Bagaimana cara mengkomunikasikan produk dan jasa anda ke target market ini?
- Berapa target omset dan jumlah client yang ingin anda dapat tiap bulannya?
- Apa yang anda lakukan untuk mencapai target itu?
- Siapa saja orang yang bisa diajak bekerja sama guna mencapai target itu?
- Apa saja kekurangan anda yang dapat menghambat menghambat pencapaian target anda?
- Apa yang akan anda lakukan untuk meningkatkannnya?
- Ilmu pengetahuan, training, seminar atau buku apa saja yang perlu anda pelajari?
- Siapa saja kompetitor terdekat sampai terjauh anda?
- Apa kekuatan dan kelemahan mereka?
- Apa yang membuat anda berbeda dari kompetitor?
- Apakah perbedaan itu memberikan nilai tambah bagi konsumen anda?

Bagaimana Lensa dan Kamera Dapat Berjamur

Jamur pada lensa disebabkan oleh spora fungi. Spora fungi ada dimana2. Itu alami dan tidak bisa dihindari. Fungi2 yg pada umumnya yg menggangu lensa adalah fungi2 kelas zygomicota. Kebanyakan fungi tersebut hidup optimal pada range suhu daerah tropis (20-40 derajat dan kelembaban tinggi). Berikut adalah gambar siklus hidupnya:
Supaya spora tidak bergerminasi menjadi hifa pada lensa, maka siklus hidup yg harus kita putus adalah yg saya beri tanda merah.

Kondisi yg mempengaruhi spora untuk bergerminasi adalah sebagai berikut:
1. Temperatur
Temperatur sangat rendah atau sangat tinggi akan mencegah fungi berkembang. Perkembangan spora optimal pada suhu 30 derajat plus minus 5 lah. Yahh suhu hidupnya mirip2 kaya manusia deh. Di suhu tinggi seperti 40 derajat atau rendah seperti 10 derajat spora ga bisa tumbuh (tapi tidak mati). Untuk membunuh spora dibutuhkan suhu 121 derajat dengan tekanan 15 psi minimal 15 menit.
Saran: Untuk lensa jangan kita taro di suhu ekstrim. Nanti yang ada lensanya rusak. Biarkan saja pada suhu ruang, karena faktor berikutnya bisa kita atur sehingga spora gagal jadi hifa

2. Kelembaban
Kelembaban >70% mutlak dibutuhkan agar spora bisa bergerminasi. Lebih kering, spora akan dorman (tidak mati / hibernasi).
Saran: Karena di indonesia kelembaban rata2 tinggi, maka kita perlu menyimpan kamera dan lensa di drybox. Drybox bisa dibeli di toko2 kamera, atau bikin sendiri. Thread2 DIY drybox seperti ini sudah bayak dibahas..

3. Ketersediaan Makanan
Untuk perkembangan, maka spora juga butuh makanan untuk menghasilkan energi. Tidak seperti tanaman, fungi tidak bisa berfotosintesa untuk membuat makannanya sendiri. Oleh sebab itu fungi sangat tergantung oleh ketersediaan makanan di sekitarnya. Makanannya berupa bahan2 organik.
Lensa yang sudah tua, tentunya akan mengumpulkan debu. Debu dapat berupa zat oraganik dan spora. Zat organik inilah yg dipakai oleh fungi untuk berkembang. Namun karena jumlahnya sedikit, biasanya fungi hanya berkembang sampai pada tahap hifa dan akhirnya mati karena tidak ada makanan yg mencukupi untuk mencapai siklus pembentukan sporangium. Sisa2 pertumbuhan ini kemudian menempel pada coating lensa sehingga jadi sulit dibersihkan. Lain cerita kalo spora jatuh pada roti. Fungi pasti akan berkembang subur hingga membentuk sporangium.
Selain debu, di telapak tangan kita pun terdapat "makanan" yg bisa digunakan untuk berkembang biak.
Saran: Kalo bisa hindari sering2 memotret tempat2 berdebu dan simpanlah lensa di dry box untuk menghindari debu dan menjaga kelembaban. Setelah pemakaian, tentunya lensa suka kotor kena sidik jari dll. Jangan lupa dibersihkan dengan alkohol (pelarut organik).
Lensa2 canon seri L tertentu udah whater sealed. Ini cukup memnbantu menghindari kontaminasi pada internal parts pada lensa nya.

Pose Dalam Pemotretan Model

Karena tidak ada pose tunggal yang sempurna untuk model profesional atau yang lainnya , sebelum mengunnakan lensa anda harus melihat secara individual apa yang harus anda sorot dan anda sembunyikan . Banyak orang mengatakan , ada posisi dasar dan komposisi yang sangat membantu anda untuk mendapatkan inspirasi sebelum anda melakukan pemotretan . Ketika anda mulai untuk memotret objek dalam bentuk nyata misalnya tentang daily activity ..anda mungkin akan menangkap sebuah elemen yang menyoroti keunikan orang itu bahkan jika tidak bagian paling bagus dari orang itu .photographers terkenal Jimmy Durante, misalnya, melebih-lebihkan hidung besar dalam setiap hasil karyanya , unsur itu yang menjadi titik penting karena menjadi perhatian utama yang akan disuguhkan , ada lagi misalnya seniman-seniman karikatur yang mengambil keuntungan dari unsur-unsur .Pikirkan tentang hasil akhir yang diinginkan-apa yang Anda ingin karena akan membantu Anda memutuskan pose apa yang paling sesuai untuk topik Anda.

tips tentang pose dalam pemotretan model

1.
TIDAK membiarkan model meletakkan dua tangan di belakang kepala dengan siku direntangkan seperti sayap ayam kecuali dia berada di Moss 'liga Kate . Ini adalah yang paling amatir dari semua pose.

2.
TIDAK memotong gambar diantara pinggul , Biarkan tubuh menyelesaikan sendiri ke daerah tipis antara lutut dan pinggang.Untuk model perempuan, ini memungkinkan hourglass contour tubuh wanita menampakkan dirinya.

3.
TIDAK mengcrop diantara bagian sendi . Hal ini akan membawa anda merasa jauh dari gambar, karena akan menghadirkan embel-embel yang keluar dari frame.

4.
TIDAK membiarkan model Anda mengunci lengan dalam posisi vertikal lurus. Ini menciptakan bahu yang besar, selain pengalih perhatian, membuat kepala tampak lebih kecil.

5.
Tidak berkata, "Tidak, tidak, tidak," jika Anda tidak menyukai pose model Anda , Sebaliknya , model langsung ke posisi yang bekerja efektif dan enjoy untuk dia.Kadang-kadang, memperlihatkan bingkai atau dua dalam 1 pose ternyata kurang ideal , terus sesi photo yang mengalir dapat membantu menumbuhkan rasa percaya diri . Jika Anda tidak mendapatkan pose yang Anda inginkan, , tunjukan apa yang Anda inginkan untuk dia lakukan. Paling tidak, Anda akan mendapatkan tertawa; yang terbaik, dan Anda akan mendapatkan suntikan besar untuk hasil anda nanti.

6.
sekrang mengambil keuntungan dari pengetahuan orang lain. Ketika saya foto model profesional untuk pemotretan model, saya meminta desainer atau fashion stylist , elemen pakaian apa yang harus digarisbawahi dan bagaimana pakaian tertentu atau gaun harus menggantung. Saat mengambil foto, penting untuk melihat seluruh ensemble, bukan hanya wajah model atau posisi tubuh. Bicara ke subjek Anda tentang apa yang ia pakai, perhiasan atau barang pribadi lainnya yang dapat Anda sorot. Ini akan membuat lukisan menarik dan lebih berarti baginya.

7.
mencoba menembak sedikit di atas mata datar subjek Anda. sudut ini juga menciptakan garis rahang bagus.Focal panjang antara 85mm dan 105mm (on a full-frame 35mm sensor) karena akan bekerja dengan baik karena kompresi lensa. aperture diantara Æ’/4.5, karena akan shallow depth of field, dan membantu fokus anda dalam menyoroti bagian mata , dana akan menghasilkan the windows to the soul (jendela dalam jiwa)

8.
mencoba menembak dari sudut yang sedikit lebih rendah, yang bertujuan, kalau Anda ingin menyampaikan perasaan yang mempunyai kekuasaan. subjek Anda layaknya alat tenun di atas penampil dalam posisi dominan.

9.
Tangan rata di sisi subjek akan menciptakan ilusi pinggang sangat luas

10.
pelajari klasik photo ciptaan photografers seperti Irving Penn dan Richard Avedon. dimana anda akan menemukan potret yang membuat cara Anda harus berhenti dan terus melihat, terus , mencatat apa yang bekerja efektif untuk Anda dan mencoba ide-ide sendiri. Learn from what you like. Belajar dari apa yang Anda suka. (teguh moverock photography)

Konsep Dasar Tentang Flash GN - Guide Number

1 Nov 2011
Flash Guide Number mempunyai defini sesuai dengan formulanya adalah perkalian antara jarak (distance) dan f# (f/number/diafragma/aperture) pada ISO tertentu, untuk memperoleh suatu "exposure" yang "tepat".

Formula GN adalah :

GN = f# * d
d = distance/jarak flash ke subject
f# = Aperture/Diafragma

Suatu contoh, apabila flash menghasilkan exposure yang tepat pada f/5.6 dan jarak subject ke flash (d) adalah 10 meter, pada ISO 100, maka flash tersebut mengeluarkan cahaya dengan

GN = 5.6 * 10 = 56
jadi GN = 56 (ISO 100 - meter).

GN dapat pula dinyatakan dalam satuan jarak feet, bila diambil dari contoh diatas, 'd' atau jarak 10 meter = 32.8 feet (1 foot = 30.48 cm ; 1 meter = 3.28 feet). Jadi GN flash adalah = 5.6 * 32.8 = 184 (ISO 100 - feet).

Pada flash, biasanya diketahui (pada buku manual) mempunyai GN tertentu, dan GN tersebut adalah GN maximum dari flash tersebut. Katakanlah mempunyai GN 56 (ISO 100 - meter), dengan menggunakan aperture f/5.6 jarak maximum adalah 10 meter, maka apabila lebih dari 10 meter atau menaikkan nilai aperture akan terjadi under exposed.

Sekarang apabila GN maximum flash diketahui maka untuk mencari jarak maksimum pada nilai aperture tertentu, formulanya :

d (max) = GN (max) / f#

contoh :
GN max = 56 (ISO 100 - meter).

pada f/8 maka d (max) = 56/8 = 7 meter (pada ISO 100)
pada f/4 maka d (max) = 56/4 = 14 meter (pada ISO 100)

sampai disini cukup jelas? apabila kurang jelas, coba dibaca sekali lagi dari atas.


Nah, kadangkala ada kasus tertentu untuk mendapatkan jarak jangkauan flash yang bisa lebih jauh untuk mengenai subject, maka solusinya adalah menaikkan ISO/ASA.

semakin tinggi ISO, makin sensitif/peka pula sensor kamera terhadap cahaya, sehingga dengan intensitas cahaya yang sama, jarak jangkau flash bisa lebih jauh.

dan pengaruh ISO terhadap GN flash mempunyai formula:
GN(ISO_2) = GN (ISO_1) * SQRT(ISO_2/ISO_1)

SQRT = Squared Root (akar)

contoh:
Flash memiliki GN (ISO 100) = 56, berapakah nilai GN pada ISO 200?

Jawab :
GN (ISO 200) = 56 * SQRT(200/100)
GN (ISO 200) = 56 * SQRT(2)
GN (ISO 200) = 56 * 1.4142
GN (ISO 200) = 79.2

Jadi, Flash dengan GN (max) = 56 (ISO 100 - meter) pada ISO 200 mempunyai GN (max) = 79.2 (ISO 200 - meter)

Pada saat diaplikasikan pada pengambilan exposure, maka :
pada Aperture f/5.6, d (max) = 56/5.6 = 10 meter (pada ISO 100) (sebenarnya f/5.6 adalah nilai kompromi dalam fotografi, sebenarnya nilai yang tepat adalah f/5.67, jadi harusnya d(max) = 56/5.67 = 9.9 meter)

pada Aperture f/5.6, d (max) = 79.2/5.6 = 14.1 meter (pada ISO 200)
pada Aperture f/8.0, d (max) = 79.2/8.0 = 9.9 meter (pada ISO 200)

Jadi dengan menaikan ISO sebanyak 2 kali-nya atau dikatakan naik 1 stop (ISO 100 menjadi ISO 200), maka jarak jangkau flash meningkat sekitar 1.4 kali [atau meningkat dengan faktor akar(2)], ini sama saja dengan membuka atau menurunkan aperture dari f/8 ke f/5.6

perlu diketahui : 8 = 1.4 X 5.6

Table GN untuk SB 600 dan SB 800


NOTE :
Sumber : Situs-situs fotografi di internet, dan dari tulisan bapak Mula W. Saputra (Bandung).

Situs Review Lensa Yang Layak Anda Kunjungi

28 Mar 2011
Photozone adalah sebuah situs dari Jerman yang memiliki spesialisasi di bidang review lensa SLR, meskipun mulai sekarang sudah merambah ke kamera digital. Hampir semua lensa dari segala jenis dan merk baik produsen utama maupun third party sudah direview secara lengkap. Kalau anda mencari situs rujukan review lensa terbaik, Photozone-lah tempatnya.


Photozone memiliki ulasan yang sangat komplit, mulai kualitas optik, mekanik sampai ke ketahanan sebuah lensa. Mereka memberikan rating yang dengan sistem yang mirip dengan DP Review. Untuk sebuah lensa yang secara kualitas sangat baik mereka akan memberikan tanda seperti ini:


Klik disini untuk menuju halaman review lensa dari Photozone.



8 Tips Memotret Panning

Panning adalah memotret dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan obyek yang ingin dibidik sehingga obyek akan tampak fokus sementara background tampak kabur. Jangan takut hanya karena ada kata ‘teknik’ diatas, berikut beberapa langkah praktis melakukan panning:
credit : Pixel Addict
  1. Jangan gunakan tripod, untuk mengikuti arah gerakan obyek kamera harus bisa bergerak luwes
  2. Set kamera pada mode Shutter Priority (S atau Tv)
  3. Shutter speed yang digunakan untuk panning adalah antara 1/30 sampai dengan 1/8, jadi set kamera diantara angka tersebut 
  4. Cari obyek bergerak yang akan dipanning (tips: pilihlah background yang berwarna-warni untuk panning sehingga hasil blur dari background makin menarik) 
  5. Arahkan kamera mengikuti obyek yang bergerak dan pencet separuh tombol release untuk mengambil fokus.
  6. Usahakan tangan bergerak selembut mungkin, gerakan kejut yang mendadak bisa mengakibatkan hasil foto yang tidak menarik
  7. Saat tangan kita sudah ‘seirama’ dengan gerakan obyek, pencet tombol release untuk mengambil eksposur
  8. Makin banyak berlatih, tangan dan mata kita akan semakin terasah!

10 Tips Memotret Sunset Dan Sunrise

Memotret sunset dan sunrise adalah salah satu dari sekian banyak ”foto wajib“ yang harus dilakukan oleh seorang penggemar fotografi. Kalau anda sudah pernah mencoba memotret sunset atau sunrise tetapi kurang puas dengan hasilnya, silahkan coba tips berikut ini supaya foto sunset dan sunrise bertambah baik:
Lakukan Persiapan Sebaik-baiknya

Sunset dan sunrise hanya berlangsung sekitar setengah jam. Untuk itu kita harus melakukan persiapan matang sebelumnya. Pastikan datang lebih awal dan pastikan anda sudah tahu dari  titik sebelah mana anda akan memotret. Agar komposisi akhir foto keren, lakukan observasi tempat sebelumnya. Untuk memastikan anda tidak terlambat , usahakan anda tahu jam berapa sunset atau sunrise akan tiba (karena jam sunset / sunrise berbeda dari lokasi ke lokasi).  Juga pastikan peralatan sudah siap: kamera – lensa – tripod (jika ada) serta aksesoris lainnya sudah terpasang & disetel dengan baik, sehingga saatnya tiba kita bisa sibuk memotret bukan sibuk mengeset alat. Baca lagi tips tentang komposisi.


Jangan Kecewa Karena Mendung

Karena anda sudah bersusah – payah mendatangi lokasi yang jauh dan sulit, jangan kecewa kalau mendadak mendung tiba. Maksimalkan kreatifitas anda saat langit tertutup mendung. Langit mendung bukan halangan menghasilkan foto indah saat sunrise dan sunset. Cari tahu obyek apa saja yang menarik untuk difoto saat mendung atau hujan.

Jangan Terpaku Pada Wide Angle

Memotret sunset dan sunrise menggunakan lensa sudut lebar (wide angle) merupakan hal yang biasa, namun jangan terpaku hanya menggunakan lensa tersebut (kalau anda memang punya pilihan lain). Manfaatkan rentang lensa yang lain, misalnya lensa tele.



Maksimalkan Siluet

Hal yang menambah daya tarik foto sunset dan sunrise adalah siluet. Siluet memberi kesan yang kuat serta memberi cerita dalam foto anda, apalagi jika anda memotret sunset atau sunrise di lokasi yang memiliki identitas kuat. Baca juga tips memotret siluet.

Bawalah Tripod

Jika anda ingin memanfaatkan teknik long shutter – membuat HDR atau panorama: tripod wajib dibawa

Gunakan Manual Focus

Karena sunset dan sunrise memiliki kualitas cahaya yang lumayan ekstrim, kadang kamera akan kesulitan menemukan fokus jika anda menggunakan mode auto focus, segera ganti ke mode manual sehingga kita tidak menyia-nyiakan waktu menunggu kamera menemukan titik fokus.




Gunakan Preset White Balance Cloudy

Ubahlah setting white balance anda ke cloudy (biasanya dilambangkan dengan ikon mendung). Setting white balance ini akan membuat foto sunset atau sunrise lebih hangat dan warnanya lebih “menggigit”, dibandingkan kalau menggunakan setting white balance auto. Atau jika anda suka bereksperimen, cobalah setting white balance lainnya. Apa itu white balance?

Gunakan Spot Metering (SLR dan Prosumer) atau Sunset Scene (Untuk Kamera Saku)

Untuk memperoleh eksposur yang tepat, gunakan mode metering spot jika anda memiliki kamera SLR dan prosumer, atau gunakan mode scene sunset/ sunrise jika anda menggunakan kamera saku pemula. Untuk pengukuran menggunakan spot meter, arahkan titik fokus ke area sekitar matahari (jangan tepat di matahari – nya lalu lakukan metering dengan memencet separuh shutter, lalu kunci eksposur anda. Untuk kamera saku (dengan mode scene), tinggal arahkan dan jepret. Pahami mode pengoperasian kamera digital.





Jangan Berhenti Ketika Sunset Lewat

Saat memotret sunset, jangan kemasi kamera anda hanya karena matahari sudah melewati garis horison. Bertahanlah sebentar lagi, karena cahaya sesaat setelah sunset adalah salah satu cahaya paling indah yang dikeluarkan alam. Begitu juga dengan sunrise, jangan datang terlalu mepet dengan waktu matahari terbit. Cahaya sesaat sebelum sunrise adalah salah satu yang paling indah

Berdoalah Agar Alam Berpihak Pada Anda

Anda sudah jauh – jauh datang ke pantai terpencil (atau gunung), menyiapkan alarm untuk bangun jam 4 pagi dan sudah menata semua peralatan agar siap memotret, namun tiba – tiba hujan tiba. Ya apadaya, memotret di alam terbuka memang membutuhkan keberuntungan dan kesabaran, kenapa kesabaran? karena anda bisa mencoba lagi esok hari

kredit foto (dari atas ke bawah):James Jordan, Pratanti, Flowery Luza, Riza, Jurvetson


Source : belajarfotografi

Tips Foto Hitam Putih

26 Mar 2011




Foto hitam putih adalah salah satu jenis foto yang tak lekang oleh waktu. Tanpa adanya elemen warna yang mengganggu, kadang foto hitam putih justru lebih kuat membekas di benak yang melihatnya. Orang sering bilang lebih dramatis dan elegan (itulah kenapa fotografer wedding selalu menyertakan beberapa foto hitam putih dalam album yang diserahkan ke klien). Berikut adalah tips memotret foto hitam putih yang mungkin berguna bagi anda:

Potretlah dalam mode warna – Kamera digital menghasilkan rentang tone yang lebih lebar dalam mode warna karena dalam mode ini sensor mengambil data dari 3 channel – Red, Green dan Blue atau RGB. Untuk itulah, foto hitam yang dihasilkan dari pengolahan foto warna menggunakan photo editor di komputer akan cenderung lebih baik kualitasya
Setting ISO serendah mungkin – Noise (bintik-bintik kecil putih yang muncul di foto anda) akan tampak lebih menonjol dalam foto hitam putih dibanding dalam foto warna. Gunakan ISO serendah mungkin supaya pada saat foto di proses nantinya, noise bisa diminimalkan.

Mendung adalah saat terbaik – Adanya mendung akan membuat kontras lebih rendah, dan ini adalah saat terbaik untuk membuat foto hitam – putih. Anda tidak akan terlalu perduli warna langit yang abu – abu, toh dalam foto hitam putih tidak akan terlalu terlihat.
Eksploitasi tekstur, pola dan garis – Dalam foto hitam putih, tekstur – pola dan garis akan lebih terlihat menonjol dan semakin menarik. Untuk itu eksploitasi-lah jika anda menemukan adanya komponen tersebut.



Sidelighting adalah cahaya terbaik – Ketika memotret di luar ruangan untuk foto hitam putih anda, tonjolkan bentuk secara maksimal dengan mengandalkan pencahayaan samping (sidelighting), sehingga jatuh bayangan jadi sangat menarik. Sidelighting terjadi saat anda memotret di pagi atau sore hari.
Menyukai foto hitam putih? baca juga Efek Infrared Hitam Putih Dengan Photoshop dan 20 Tips Komposisi

kredit foto: (1) Chris Steven (2) Sukanto Debnath (3) Bert K dan (4) Sidi Guariach
Source : belajarfotografi

Tips Memotret Kembang Api

Setiap kali terjadi momen pergantian tahun atau hari perayaan lainnya, kita mendapati penyelenggaraan pesta kembang api. Dan anda sebagai penggemar fotografi pasti tidak akan melewatkan kesempatan memotret kembang api. Foto kembang api yang indah bisa sangat membanggakan bagi pemotretnya hingga bisa dipamerkan kepada siapapun.
Namun memotret kembang api tidaklah semudah dibayangkan. Ingin menghasilkan foto kembang api yang dahsyat? berikut beberapa tips-nya:


Jangan Menebak Arah Kembang Api

Salah satu kesulitan utama memotret kembang api adalah karena arah munculnya susah ditebak, karena itu jangan menebaknya. Cukup arahkan lensa dan set zoom anda supaya bisa menyapu area yang cukup luas (lensa zoom standar cukup ideal dipakai pada kondisi ini). Dengan begitu, dimanapun munculnya kembang anda bisa memotretnya dengan baik. Baru setelah anda mengeditnya di komputer, kita bisa crop foto sesuai selera, apakah mau crop sempit hanya di ujung kembangnya saja ataukah luas mencakup area sekelilingnya.

Jangan lupa lihat juga 10 Foto Kembang Api Inspiratif.

Tripod Wajib Dipakai

Sehebat apapun tangan anda menjaga kestabilan kamera, akan sangat sulit menghasilkan foto kembang api yang tajam dan tidak berbayang. Anda wajib membawa tripod jika menginginkan foto kembang api yang layak dipajang di ruang tamu atau di upload di komunitas foto. Selain tripod standar yang agak merepotkan, anda juga bisa memanfaatkan Gorillapod. Selain tripod, jika anda memiliki shutter release (baik kabel maupun wireless) bawa dan pakailah. Dengan shutter release, mata anda akan bisa bebas mengawasi langit sehingga kemungkinan anda memperoleh momen yang pas lebih besar.

Gunakan Resolusi Terbesar Kamera

Gunakan ukuran foto terbesar yang bisa dihasilkan kamera anda. Set ukuran file Large dikamera anda (Contoh untuk kamera 12 MPx ukuran large adalah: 4288 x 2848 piksel). Hal ini untuk mendukung tujuan dari tips ke-2 diatas, jadi ketika anda meng-crop foto, hasil foto yang sudah dipotong masih cukup bagus untuk dicetak ukuran besar. Lebih ideal lagi jika kamera memiliki fitur RAW, manfaatkanlah. Jangan lupa gunakan ISO rendah 100 atau 200 agar noise terjaga.

Matikan Autofokus

Karena arah munculnya lumayan acak dengan gerakan yang cukup cepat ditambah kondisi minim cahaya, autofokus kamera akan keteteran. Untuk itu matikan autofokus dan gunakan fokus manual, caranya: saat masih di mode autofokus cari bangunan atau obyek dengan jarak yang kira-kira sama dengan munculnya kembang api, fokuskan ke sana lalu kunci, setelah itu matikan autokus kamera dan berganti ke manual focusing. Cara paling mudah adalah di manual fokus, set fokus lensa di infinity. Satu lagi, jangan lupa saat anda mengubah zoom lensa, set fokus yang baru)

Matikan Flash

Flash dikamera anda tidak akan berguna sama sekali saat pemotretan kembang api karena jangkauannya yang pendek dan bahkan bisa memperburuk foto karena menerangi daerah yang tidak perlu, karena itu matikan.

Tips Setting Eksposur

Lebih baik gunakan mode manual eksposur, dan untuk kondisi pemotretan kembang api pada umumnya, pakai setting eksposur berikut: Kecepatan kembang api normal: Aperture F/16 -  Shutter 2 detik dan ISO 100 atau Aperture: f/14 – shutter 2 detik dan ISO 200; Kembang api rentetan cepat: Aperture: f/18 – Shutter 1.25 detik dan ISO 100

Tentu saja anda bisa bebas merubah setting sesuai selera jika mau, ini hanya sekedar saran. Tips: Jika anda mengikutkan bagian bangunan, ukur eksposur dibangunan tadi lalu ubah sedikit di under.

Memotretlah Sebanyak – banyaknya

Ya, karena anda tidak perlu membeli film, jangan batasi diri, bidik dan jepret sebanyak yang anda mau. Makin banyak anda jepret, paling tidak makin banyak foto bagus yang bisa didapat. Jangan malu kalau terlihat heboh sendiri, kalau hasilnya bagus malunya terbayar lunas

foto oleh: Bob Jagendor

Kata Mutiara Tentang Cinta

22 Mar 2011
Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.
(Hamka)

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus, tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.
(Hamka)

Tanda cinta kepada Allah adalah banyak mengingat (menyebut) Nya, karena tidaklah engkau menyukai sesuatu kecuali engkau akan banyak mengingatnya.
Ar Rabi’ bin Anas (Jami’ al ulum wal Hikam, Ibnu Rajab)

Sesungguhnya apabila badan sakit maka makan dan minum sulit untuk tertelan, istirahat dan tidur juga tidak nyaman. Demikian pula hati apabila telah terbelenggu dengan cinta dunia maka nasehat susah untuk memasukinya.
Malik bin Dinar (Hilyatul Auliyaa’)

Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.
Ali bin Abi Thalib

Engkau berbuat durhaka kepada Allah, padahal engkau mengaku cinta kepada-Nya? Sungguh aneh keadaan seperti ini. Andai kecintaanmu itu tulus, tentu engkau akan taat kepada-Nya. Karena sesungguhnya, orang yang mencintai itu tentu selalu taat kepada yang ia cintai.
(A’idh Al-Qorni)

Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.
Salman al Farisi (Az Zuhd, Imam Ahmad)

Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Orang yang terlalu memikirkan akibat dari sesuatu keputusan atau tindakan, sampai bila-bilapun dia tidak akan menjadi orang yang berani.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, kepercayaan, cinta, dan rasa hormat.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak mau mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Perkataan sahabat yg jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi darinenek moyang.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Orang yang tidak menguasai matanya, hatinya tidak ada harganya
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya, ketulusannya sesuai dengan kadar kemanusiaannya, keberaniannya sesuai dengan kadar penolakannya terhadap perbuatan jahat dan kesucian hati nuraninya sesuai dengan kadar kepekaannya terhadap kehormatan dirinya.
Kata Mutiara Ali Bin Abi Thalib

Uwais AlQarni - Terkenal Di Langit Tak Terkenal Di Bumi

20 Mar 2011
Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.

Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya. Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Ia tak dikenal banyak orang
dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang  membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.

Seorang fuqoha’ negeri Kuffah, karena ingin duduk dengannya, memberinya hadiah dua helai pakaian, tapi tak berhasil dengan baik, karena hadiah pakaian tadi diterima lalu dikembalikan lagi olehnya seraya berkata : “Aku khawatir, nanti sebagian orang menuduh aku, dari mana kamu dapatkan pakaian itu, kalau tidak dari membujuk pasti dari mencuri”.

Pemuda dari Yaman ini telah lama menjadi yatim, tak punya sanak famili kecuali hanya ibunya yang telah tua renta dan lumpuh. Hanya penglihatan kabur yang masih tersisa. Untuk mencukupi kehidupannya
sehari-hari, Uwais bekerja sebagai penggembala kambing. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama Sang ibu, bila ada kelebihan, ia pergunakan untuk membantu tetangganya
yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti keadaannya. Kesibukannya sebagai penggembala domba dan merawat ibunya yang lumpuh dan buta, tidak mempengaruhi kegigihan ibadahnya, ia tetap melakukan
puasa di siang hari dan bermunajat di malam harinya.

Uwais al-Qarni telah memeluk Islam pada masa negeri Yaman mendengar
seruan Nabi Muhammad SAW. yang telah mengetuk pintu hati mereka untuk
menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, yang tak ada sekutu bagi-Nya.
Islam mendidik setiap pemeluknya agar berakhlak luhur.
Peraturan-peraturan yang terdapat di dalamnya sangat menarik hati
Uwais, sehingga setelah seruan Islam datang di negeri Yaman, ia segera
memeluknya, karena selama ini hati Uwais selalu merindukan datangnya
kebenaran. Banyak tetangganya yang telah memeluk Islam, pergi ke
Madinah untuk mendengarkan ajaran Nabi Muhammad SAW secara langsung.
Sekembalinya di Yaman, mereka memperbarui rumah tangga mereka dengan
cara kehidupan Islam.

Alangkah sedihnya hati Uwais setiap melihat tetangganya yang baru
datang dari Madinah. Mereka itu telah “bertamu dan bertemu” dengan
kekasih Allah penghulu para Nabi, sedang ia sendiri belum.
Kecintaannya kepada Rasulullah menumbuhkan kerinduan yang kuat untuk
bertemu dengan sang kekasih, tapi apalah daya ia tak punya bekal yang
cukup untuk ke Madinah, dan yang lebih ia beratkan adalah sang ibu
yang jika ia pergi, tak ada yang merawatnya.

Di ceritakan ketika terjadi perang Uhud Rasulullah SAW mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya. Kabar ini akhirnya terdengar oleh Uwais. Ia segera memukul giginya dengan batu
hingga patah. Hal tersebut dilakukan sebagai bukti kecintaannya kepada beliau SAW, sekalipun ia belum  pernah melihatnya. Hari berganti dan musim berlalu, dan kerinduan yang tak terbendung membuat hasrat untuk
bertemu tak dapat dipendam lagi. Uwais merenungkan diri dan bertanya dalam hati, kapankah ia dapat  menziarahi Nabinya dan memandang wajah beliau dari dekat ? Tapi, bukankah ia mempunyai ibu yang sangat
membutuhkan perawatannya dan tak tega ditingalkan sendiri, hatinya selalu gelisah siang dan malam menahan kerinduan untuk berjumpa.
Akhirnya, pada suatu hari Uwais mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinya dan memohon izin kepada ibunya agar diperkenankan pergi menziarahi Nabi SAW di Madinah. Sang ibu, walaupun telah uzur, merasa
terharu ketika mendengar permohonan anaknya. Beliau memaklumi perasaan Uwais, dan berkata : “Pergilah wahai anakku ! temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa, segeralah engkau kembali pulang”.
Dengan rasa gembira ia berkemas untuk berangkat dan tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkan serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi.

Sesudah berpamitan sambil menciumi sang ibu, berangkatlah Uwais menuju Madinah yang berjarak kurang lebih empat ratus kilometer dari Yaman.
Medan yang begitu ganas dilaluinya, tak peduli penyamun gurun pasir, bukit yang curam, gurun pasir yang luas yang dapat menyesatkan dan begitu panas di siang hari, serta begitu dingin di malam hari, semuanya dilalui demi bertemu dan dapat memandang sepuas-puasnya paras baginda Nabi SAW yang selama ini  dirindukannya. Tibalah Uwais al-Qarni di kota Madinah. Segera ia menuju ke rumah Nabi SAW, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam. Keluarlah sayyidatina ‘Aisyah r.a., sambil menjawab salam Uwais. Segera saja Uwais menanyakan Nabi yang ingin dijumpainya. Namun ternyata beliau SAW tidak berada di
rumah melainkan berada di medan perang. Betapa kecewa hati sang perindu, dari jauh ingin berjumpa tetapi yang dirindukannya tak berada di rumah. Dalam hatinya bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan
Nabi SAW dari medan perang. Tapi, kapankah beliau pulang ? Sedangkan masih terngiang di telinga pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman,” Engkau harus lekas
pulang”. Karena ketaatan kepada ibunya, pesan ibunya tersebut telah mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi SAW. Ia akhirnya dengan terpaksa mohon pamit kepada sayyidatina ‘Aisyah r.a. untuk segera pulang ke negerinya. Dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi SAW dan melangkah pulang dengan perasaan haru.

Sepulangnya dari perang, Nabi SAW langsung menanyakan tentang kedatangan orang yang mencarinya. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Uwais al-Qarni adalah anak yang taat kepada ibunya. Ia adalah  penghuni langit (sangat terkenal di langit). Mendengar perkataan baginda Rosulullah SAW, sayyidatina ‘Aisyah r.a. dan para sahabatnya tertegun.
Menurut informasi sayyidatina ‘Aisyah r.a., memang benar ada yang mencari Nabi SAW dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Rosulullah SAW bersabda : “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia (Uwais al-Qarni),  perhatikanlah, ia mempunyai tanda putih di tengah-tengah telapak tangannya.” Sesudah itu beliau SAW,  memandang kepada sayyidina Ali k.w. dan sayyidina Umar r.a. dan bersabda : “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah do’a dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit dan bukan penghuni
bumi”.

Tahun terus berjalan, dan tak lama kemudian Nabi SAW wafat, hingga kekhalifahan sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. telah di estafetkan Khalifah Umar r.a. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda
Nabi SAW. tentang Uwais al-Qarni, sang penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kepada sayyidina Ali  k.w. untuk mencarinya bersama. Sejak itu, setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, beliau berdua selalu
menanyakan tentang Uwais al-Qorni, apakah ia turut bersama mereka.
Diantara kafilah-kafilah itu ada yang merasa heran, apakah sebenarnya yang terjadi sampai-sampai ia dicari  oleh beliau berdua. Rombongan kafilah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka.

Suatu ketika, Uwais al-Qorni turut bersama rombongan kafilah menuju kota Madinah. Melihat ada rombongan kafilah yang datang dari Yaman, segera khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais turut bersama mereka. Rombongan itu mengatakan bahwa ia ada  bersama mereka dan sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, beliau berdua bergegas pergi menemui Uwais al-Qorni. Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, Khalifah Umar r.a. dan sayyidina Ali k.w. memberi salam. Namun rupanya Uwais sedang melaksanakan sholat. Setelah mengakhiri shalatnya, Uwais menjawab salam kedua tamu agung tersebut sambil bersalaman. Sewaktu
berjabatan, Khalifah Umar segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada ditelapak tangan Uwais, sebagaimana pernah disabdakan oleh baginda Nabi SAW. Memang benar !
Dia penghuni langit. Dan ditanya Uwais oleh kedua tamu tersebut, siapakah nama saudara ? “Abdullah”, jawab Uwais. Mendengar jawaban itu, kedua sahabatpun tertawa dan mengatakan : “Kami juga Abdullah,
yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya ?” Uwais kemudian berkata: “Nama saya Uwais al-Qorni”. Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali k.w.  memohon agar Uwais berkenan mendo’akan untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada khalifah: “Sayalah yang harus meminta do’a kepada kalian”. Mendengar perkataan Uwais, Khalifah berkata: “Kami datang ke sini untuk mohon do’a dan istighfar dari anda”. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais al-Qorni
akhirnya mengangkat kedua tangannya, berdo’a dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar r.a. berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais, untuk jaminan hidupnya. Segera
saja Uwais menolak dengan halus dengan berkata : “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui  orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi”.

Setelah kejadian itu, nama Uwais kembali tenggelam tak terdengar beritanya. Tapi ada seorang lelaki pernah  bertemu dan di tolong oleh Uwais , waktu itu kami sedang berada di atas kapal menuju tanah Arab bersama para pedagang, tanpa disangka-sangka angin topan berhembus dengan kencang. Akibatnya hempasan ombak menghantam kapal kami sehingga air laut masuk ke dalam kapal dan menyebabkan kapal semakin berat. Pada saat itu, kami melihat seorang laki-laki yang mengenakan selimut berbulu di pojok kapal yang kami tumpangi, lalu kami memanggilnya. Lelaki itu keluar dari kapal dan melakukan sholat di atas air. Betapa terkejutnya kami melihat kejadian itu. “Wahai waliyullah,” Tolonglah kami !” tetapi lelaki itu tidak menoleh. Lalu kami berseru lagi,” Demi Zat yang telah memberimu kekuatan beribadah, tolonglah kami!”Lelaki itu menoleh kepada kami  dan berkata: “Apa yang terjadi ?” “Tidakkah engkau melihat bahwa kapal dihembus angin dan dihantam  ombak ?”tanya kami. “Dekatkanlah diri kalian pada Allah ! “katanya. “Kami telah melakukannya.” “Keluarlah kalian dari kapal dengan membaca bismillahirrohmaanirrohiim!” Kami pun keluar dari kapal satu persatu dan berkumpul di dekat itu. Pada saat itu jumlah kami lima ratus jiwa lebih. Sungguh ajaib, kami semua tidak  tenggelam,sedangkan perahu kami berikut isinya tenggelam ke dasar laut. Lalu orang itu berkata pada kami  ,”Tak apalah harta kalian menjadi korban asalkan kalian semua selamat”. “Demi Allah, kami ingin tahu,  siapakah nama Tuan ? “Tanya kami. “Uwais al-Qorni”. Jawabnya dengan singkat.
Kemudian kami berkata lagi kepadanya, “Sesungguhnya harta yang ada di kapal tersebut adalah milik  orang-orang fakir di Madinah yang dikirim oleh orang Mesir.” “Jika Allah mengembalikan harta kalian. Apakah kalian akan membagi-bagikannya kepada orang-orang fakir di Madinah?” tanyanya.”Ya,”jawab kami. Orang itu pun melaksanakan sholat dua rakaat di atas air, lalu berdo’a. Setelah Uwais al-Qorni mengucap salam, tiba-tiba kapal itu muncul ke permukaan air, lalu kami menumpanginya dan meneruskan perjalanan. Setibanya di Madinah, kami membagi-bagikan seluruh harta kepada orang-orang fakir di  Madinah, tidak satupun yang tertinggal.

Beberapa waktu kemudian, tersiar kabar kalau Uwais al-Qorni telah pulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika  dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana sudah ada orang-orang yang menunggu untuk  mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburnya. Di sana ternyata sudah ada  orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa  banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya. Dan Syeikh Abdullah bin Salamah menjelaskan,  “ketika aku ikut mengurusi jenazahnya hingga aku pulang dari mengantarkan jenazahnya, lalu aku bermaksud  untuk kembali ke tempat penguburannya guna memberi tanda pada kuburannya, akan tetapi sudah tak terlihat  ada bekas kuburannya. (Syeikh Abdullah bin Salamah adalah orang yang pernah ikut berperang bersama   Uwais al-Qorni pada masa pemerintahan sayyidina Umar r.a.)
Meninggalnya Uwais al-Qorni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang  amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak dikenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan  pemakamannya, padahal Uwais adalah seorang fakir yang tak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan   sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, di situ selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu. Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya :   “Siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais al-Qorni ? Bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang  fakir yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya hanyalah sebagai penggembala domba dan unta ? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau telah menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang di turunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamannya. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya siapa “Uwais al-Qorni” ternyata ia tak terkenal di bumi tapi terkenal di langit.

Mahar Murah Itu Membawa Berkah

Posted on 24 Mei, 2010 by artikelislami

Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda di dalam Shahih Bukhari : “Nikahlah walau hanya dengan mahar dari cincin besi”

Cincin besi mudah dicari. Dengan cincin seperti itu pun, pernikahan sudah sah. Jangan sampai tertahan suatu pernikahan hanya karena harta, demikian himbauan Sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, karena kebahagiaan itu milik Allah.

Diriwayatkan di dalam Shahih Bukhari, seorang wanita datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, aku hadiahkan diriku untukmu”, maka Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam diam. Datang seorang sahabat, “Wahai Rasulullah, nikahkan aku dengannya,” Rasulullah bertanya, “Kau punya apa? Kau punya harta ?” Orang itu menjawab, “Tidak ya Rasulullah, tidak punya harta
Rasul bertanya lagi, “Walau cincin dari besi..??” Orang itu menjawab, “Tidak punya, ya Rasul!
Rasul bertanya, “Punya baju?” Orang itu menjawab, “Punya. Cuma ini yang kupakai. Kalau kujadikan mahar, maka aku tidak pakai baju.
Maka Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam diam. Dilihat pada wanita itu “Kau mau menikah dengannya?” Wanita itu berkata, “Aku sudah hadiahkan diriku padamu, ya Rasulullah, terserah engkau mau taruh aku di laut, mau melemparkan aku kemana, aku taat.”
Maka Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepada pria tadi, “Kau mempunya hafalan al-Qur`an?” Pria itu berkata, “Punya, wahai Rasulullah!” Rasul berkata, “Kunikahkan engkau dengan wanita ini dengan mahar kau harus ajari dia Al Qur’an.
Menikahlah mereka, Allah melimpahkan keberkahan bagi pernikahan itu hingga di kemudian hari mereka dilimpahi harta, kekayaan dan keturunan shalihin dan shalihat. Dari situ para ulama mengambil qiyas daripada sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam, “Semulia-mulia dan seberkah-berkahnya mahar akad nikah adalah yang paling kecil jumlahnya.” Berbeda dengan hadiah. Hadiah, mau dihadiahi rumah, mobil, terserah, boleh boleh saja. Tetapi ini bicara jumlah mahar. Kalau mahar, semakin rendah jumlahnya, semakin berkah.
Namun para ulama kita di Hadramaut, para salafush shalih tentunya, guru-guru kita sudah memberikan satu kadar Tawasuth (tidak terlalu rendah, tidak terlalu tinggi) yaitu 5 ogi perak, dengan timbangan resmi wilayah Tarim. Jika dirupiahkan kira-kira 50 ribu rupiah. Sebagian besar di negara kita, sebagian besar yang menikahkan mereka rata-rata maharnya 50 ribu, itu adalah yang diambil keputusan oleh para ulama kita.
(Majelis Rasulullah)
Teringat oleh admin akan kisah pernikahan Sule (Sutisna), pelawak asal Jawa Barat yang tengah naik daun. Ketika ia menikah, ia memberi mahar kepada isterinya hanya sebesar Rp. 50.000,-. Itu pun kemudian langsung dipinjam untuk ongkos pulang bersama isteri dan rombongan keluarga Sule. Tetapi kehidupan mereka sekarang berlimpah dengan harta. Walau Sule mengaku belum mengembalikan uang Rp. 50.000,- yang dijadikan mahar, namun isterinya merasa bahwa apa yang Sule berikan selama ini sudah lebih dari cukup.

Perigree Moon, 20 March 2011

SUPERMOON ALIGNMENTS 21ST CENTURY CE TROPICAL ZODIAC copyright 2000 by Richard Nolle all rights reserved http://www.astropro.com - rnolle@astropro.com +--------------+----------+-----------+--------+---+----+---+---+ | DATE | UT (GMT) | LUNATION | ZODIAC |------NOTES-----| +--------------+----------+-----------+--------+---+----+---+---+ | JAN 09, 2001 | 08:25 PM | FULL MOON | 19CA39 | | ET | | | | FEB 08, 2001 | 07:12 AM | FULL MOON | 19LE35 | | | | | | JUL 20, 2001 | 07:45 PM | NEW MOON | 28CA09 | | | | | | AUG 19, 2001 | 02:56 AM | NEW MOON | 26LE12 | | | | | | SEP 17, 2001 | 10:27 AM | NEW MOON | 24VI36 | | | | | | FEB 27, 2002 | 09:17 AM | FULL MOON | 08VI36 | | | | | | MAR 28, 2002 | 06:26 PM | FULL MOON | 07LI53 | | | | | | SEP 07, 2002 | 03:11 AM | NEW MOON | 14VI20 | | | | | | OCT 06, 2002 | 11:18 AM | NEW MOON | 13LI02 | | | | | | NOV 04, 2002 | 08:35 PM | NEW MOON | 12SC15 | | | | | | APR 16, 2003 | 07:36 PM | FULL MOON | 26LI24 | | | | | | MAY 16, 2003 | 03:37 AM | FULL MOON | 24SC53 | | ET | | | | OCT 25, 2003 | 12:51 PM | NEW MOON | 01SC41 | | | | | | NOV 23, 2003 | 10:59 PM | NEW MOON | 01SA14 | | ET | | | | DEC 23, 2003 | 09:44 AM | NEW MOON | 01CP08 | | | | | | JUN 03, 2004 | 04:20 AM | FULL MOON | 12SA56 | | | | | | JUL 02, 2004 | 11:10 AM | FULL MOON | 10CP54 | | | | | | DEC 12, 2004 | 01:30 AM | NEW MOON | 20SA22 | | | | | | JAN 10, 2005 | 12:03 PM | NEW MOON | 20CP21 | X | | | | | FEB 08, 2005 | 10:29 PM | NEW MOON | 20AQ16 | | | | | | JUL 21, 2005 | 11:01 AM | FULL MOON | 28CP47 | | | | | | AUG 19, 2005 | 05:54 PM | FULL MOON | 26AQ50 | | | | | | JAN 29, 2006 | 02:15 PM | NEW MOON | 09AQ32 | | | | | | FEB 28, 2006 | 00:31 AM | NEW MOON | 09PI16 | | | | | | MAR 29, 2006 | 10:16 AM | NEW MOON | 08AR35 | | ET | | | | SEP 07, 2006 | 06:43 PM | FULL MOON | 15PI00 | | EP | | | | OCT 07, 2006 | 03:13 AM | FULL MOON | 13AR43 | | | | | | MAR 19, 2007 | 02:43 AM | NEW MOON | 28PI07 | | EP | | | | APR 17, 2007 | 11:37 AM | NEW MOON | 27AR05 | | | | | | MAY 16, 2007 | 07:29 PM | NEW MOON | 25TA33 | | | | | | SEP 26, 2007 | 07:46 PM | FULL MOON | 03AR20 | | | | | | OCT 26, 2007 | 04:53 AM | FULL MOON | 02TA24 | | | | | | NOV 24, 2007 | 02:30 PM | FULL MOON | 01GE55 | | | | | | MAY 05, 2008 | 12:19 PM | NEW MOON | 15TA22 | | | | | | JUN 03, 2008 | 07:24 PM | NEW MOON | 13GE34 | | | | | | JUL 03, 2008 | 02:20 AM | NEW MOON | 11CA32 | | | | | | NOV 13, 2008 | 06:19 AM | FULL MOON | 21TA15 | | | | | | DEC 12, 2008 | 04:38 PM | FULL MOON | 21GE02 | X | | | | | JAN 11, 2009 | 03:27 AM | FULL MOON | 21CA02 | | | | | | JUN 22, 2009 | 07:36 PM | NEW MOON | 01CA30 | | | | | | JUL 22, 2009 | 02:36 AM | NEW MOON | 29CA27 | | ET | | | | AUG 20, 2009 | 10:02 AM | NEW MOON | 27LE32 | | | | | | DEC 31, 2009 | 07:14 PM | FULL MOON | 10CA15 | | EP | | | | JAN 30, 2010 | 06:18 AM | FULL MOON | 10LE15 | X | | | | | FEB 28, 2010 | 04:38 PM | FULL MOON | 09VI59 | | | | | | AUG 10, 2010 | 03:09 AM | NEW MOON | 17LE25 | | | | | | SEP 08, 2010 | 10:31 AM | NEW MOON | 15VI41 | | | | | | OCT 07, 2010 | 06:45 PM | NEW MOON | 14LI24 | | | | | | FEB 18, 2011 | 08:36 AM | FULL MOON | 29LE20 | | | | | | MAR 19, 2011 | 06:10 PM | FULL MOON | 28VI48 | X | | | | | APR 18, 2011 | 02:45 AM | FULL MOON | 27LI44 | | | | | | SEP 27, 2011 | 11:10 AM | NEW MOON | 04LI00 | | | | | | OCT 26, 2011 | 07:57 PM | NEW MOON | 03SC03 | | | | | | NOV 25, 2011 | 06:10 AM | NEW MOON | 02SA37 | | EP | | | | APR 06, 2012 | 07:19 PM | FULL MOON | 17LI23 | | | | | | MAY 06, 2012 | 03:36 AM | FULL MOON | 16SC01 | | | | | | JUN 04, 2012 | 11:13 AM | FULL MOON | 14SA14 | | EP | | | | NOV 13, 2012 | 10:09 PM | NEW MOON | 21SC57 | | ET | | | | DEC 13, 2012 | 08:42 AM | NEW MOON | 21SA45 | | | | | | MAY 25, 2013 | 04:26 AM | FULL MOON | 04SA08 | | EN | | | | JUN 23, 2013 | 11:33 AM | FULL MOON | 02CP10 | | | | | | JUL 22, 2013 | 06:17 PM | FULL MOON | 00AQ05 | | | | | | JAN 01, 2014 | 11:15 AM | NEW MOON | 10CP57 | | | | | | JAN 30, 2014 | 09:39 PM | NEW MOON | 10AQ55 | | | | | | JUL 12, 2014 | 11:25 AM | FULL MOON | 20CP03 | | | | | | AUG 10, 2014 | 06:10 PM | FULL MOON | 18AQ02 | | | | | | SEP 09, 2014 | 01:39 AM | FULL MOON | 16PI19 | | | | | | JAN 20, 2015 | 01:15 PM | NEW MOON | 00AQ09 | | | | | | FEB 18, 2015 | 11:48 PM | NEW MOON | 00PI00 | | | | | | MAR 20, 2015 | 09:37 AM | NEW MOON | 29PI27 | | ET | | | | AUG 29, 2015 | 06:36 PM | FULL MOON | 06PI06 | | | | | | SEP 28, 2015 | 02:52 AM | FULL MOON | 04AR40 | | ET | | | | OCT 27, 2015 | 12:06 PM | FULL MOON | 03TA45 | | | | | | MAR 09, 2016 | 01:56 AM | NEW MOON | 18PI56 | | ET | | | | APR 07, 2016 | 11:24 AM | NEW MOON | 18AR04 | | | | | | MAY 06, 2016 | 07:30 PM | NEW MOON | 16TA41 | | | | | | OCT 16, 2016 | 04:24 AM | FULL MOON | 23AR14 | | | | | | NOV 14, 2016 | 01:53 PM | FULL MOON | 22TA38 | X | | | | | DEC 14, 2016 | 00:06 AM | FULL MOON | 22GE26 | | | | | | APR 26, 2017 | 12:17 PM | NEW MOON | 06TA27 | | | | | | MAY 25, 2017 | 07:45 PM | NEW MOON | 04GE47 | | | | | | JUN 24, 2017 | 02:32 AM | NEW MOON | 02CA47 | | | | | | DEC 03, 2017 | 03:48 PM | FULL MOON | 11GE40 | | | | | | JAN 02, 2018 | 02:25 AM | FULL MOON | 11CA38 | X | | | | | JAN 31, 2018 | 01:27 PM | FULL MOON | 11LE37 | | ET | | | | JUN 13, 2018 | 07:44 PM | NEW MOON | 22GE44 | | | | | | JUL 13, 2018 | 02:48 AM | NEW MOON | 20CA41 | | EP | | | | AUG 11, 2018 | 09:59 AM | NEW MOON | 18LE42 | | EP | | | | JAN 21, 2019 | 05:17 AM | FULL MOON | 00LE52 | | ET | | | | FEB 19, 2019 | 03:54 PM | FULL MOON | 00VI42 | | | | | | MAR 21, 2019 | 01:43 AM | FULL MOON | 00LI09 | | | | | | AUG 01, 2019 | 03:12 AM | NEW MOON | 08LE37 | | | | | | AUG 30, 2019 | 10:38 AM | NEW MOON | 06VI47 | | | | | | SEP 28, 2019 | 06:28 PM | NEW MOON | 05LI20 | | | | | | MAR 09, 2020 | 05:49 PM | FULL MOON | 19VI37 | | | | | | APR 08, 2020 | 02:36 AM | FULL MOON | 18LI44 | | | | | | SEP 17, 2020 | 11:00 AM | NEW MOON | 25VI01 | | | | | | OCT 16, 2020 | 07:32 PM | NEW MOON | 23LI54 | | | | | | NOV 15, 2020 | 05:08 AM | NEW MOON | 23SC18 | | | | | | APR 27, 2021 | 03:33 AM | FULL MOON | 07SC06 | | | | | | MAY 26, 2021 | 11:14 AM | FULL MOON | 05SA26 | | ET | | | | NOV 04, 2021 | 09:15 PM | NEW MOON | 12SC40 | | | | | | DEC 04, 2021 | 07:44 AM | NEW MOON | 12SA22 | | ET | | | | JAN 02, 2022 | 06:35 PM | NEW MOON | 12CP20 | | | | | | JUN 14, 2022 | 11:52 AM | FULL MOON | 23SA25 | | | | | | JUL 13, 2022 | 06:38 PM | FULL MOON | 21CP21 | | | | | | DEC 23, 2022 | 10:18 AM | NEW MOON | 01CP33 | | | | | | JAN 21, 2023 | 08:55 PM | NEW MOON | 01AQ33 | X | | | | | FEB 20, 2023 | 07:07 AM | NEW MOON | 01PI22 | | | | | | AUG 01, 2023 | 06:32 PM | FULL MOON | 09AQ16 | | | | | | AUG 31, 2023 | 01:36 AM | FULL MOON | 07PI25 | | | | | | FEB 09, 2024 | 11:00 PM | NEW MOON | 20AQ41 | | | | | | MAR 10, 2024 | 09:02 AM | NEW MOON | 20PI17 | | | | | | APR 08, 2024 | 06:22 PM | NEW MOON | 19AR24 | | ET | | | | SEP 18, 2024 | 02:35 AM | FULL MOON | 25PI41 | | EP | | | | OCT 17, 2024 | 11:28 AM | FULL MOON | 24AR35 | | | | | | MAR 29, 2025 | 10:59 AM | NEW MOON | 09AR00 | | EP | | | | APR 27, 2025 | 07:32 PM | NEW MOON | 07TA47 | | | | | | MAY 27, 2025 | 03:03 AM | NEW MOON | 06GE06 | | | | | | NOV 05, 2025 | 01:20 PM | FULL MOON | 13TA23 | | | | | | DEC 04, 2025 | 11:16 PM | FULL MOON | 13GE04 | | | | | | MAY 16, 2026 | 08:03 PM | NEW MOON | 25TA58 | | | | | | JUN 15, 2026 | 02:55 AM | NEW MOON | 24GE03 | | | | | | JUL 14, 2026 | 09:44 AM | NEW MOON | 21CA59 | | | | | | NOV 24, 2026 | 02:54 PM | FULL MOON | 02GE20 | | | | | | DEC 24, 2026 | 01:29 AM | FULL MOON | 02CA14 | | | | | | JAN 22, 2027 | 12:19 PM | FULL MOON | 02LE14 | | | | | | JUL 04, 2027 | 03:03 AM | NEW MOON | 11CA58 | | | | | | AUG 02, 2027 | 10:06 AM | NEW MOON | 09LE55 | | ET | | | | AUG 31, 2027 | 05:42 PM | NEW MOON | 08VI06 | | | | | | JAN 12, 2028 | 04:04 AM | FULL MOON | 21CA27 | | EP | | | | FEB 10, 2028 | 03:05 PM | FULL MOON | 21LE24 | | | | | | MAR 11, 2028 | 01:07 AM | FULL MOON | 20VI59 | | | | | | AUG 20, 2028 | 10:45 AM | NEW MOON | 27LE56 | | | | | | SEP 18, 2028 | 06:24 PM | NEW MOON | 26VI22 | | | | | | OCT 18, 2028 | 02:58 AM | NEW MOON | 25LI16 | | | | | | FEB 28, 2029 | 05:11 PM | FULL MOON | 10VI24 | | | | | | MAR 30, 2029 | 02:28 AM | FULL MOON | 09LI40 | | | | | | APR 28, 2029 | 10:38 AM | FULL MOON | 08SC26 | | | | | | OCT 07, 2029 | 07:15 PM | NEW MOON | 14LI48 | | | | | | NOV 06, 2029 | 04:25 AM | NEW MOON | 14SC03 | | | | | | DEC 05, 2029 | 02:53 PM | NEW MOON | 13SA45 | | EP | | | | APR 18, 2030 | 03:21 AM | FULL MOON | 28LI09 | | | | | | MAY 17, 2030 | 11:21 AM | FULL MOON | 26SC37 | | | | | | JUN 15, 2030 | 06:41 PM | FULL MOON | 24SA43 | | EP | | | | NOV 25, 2030 | 06:47 AM | NEW MOON | 03SA02 | | ET | | | | DEC 24, 2030 | 05:33 PM | NEW MOON | 02CP57 | | | | | | JAN 23, 2031 | 04:32 AM | NEW MOON | 02AQ57 | | | | | | JUN 05, 2031 | 12:00 PM | FULL MOON | 14SA39 | | EN | | | | JUL 04, 2031 | 07:02 PM | FULL MOON | 12CP38 | | | | | | AUG 03, 2031 | 01:46 AM | FULL MOON | 10AQ34 | | | | | | JAN 12, 2032 | 08:07 PM | NEW MOON | 22CP10 | | | | | | FEB 11, 2032 | 06:26 AM | NEW MOON | 22AQ04 | | | | | | JUL 22, 2032 | 06:53 PM | FULL MOON | 00AQ31 | | | | | | AUG 21, 2032 | 01:48 AM | FULL MOON | 28AQ34 | | | | | | SEP 19, 2032 | 09:31 AM | FULL MOON | 27PI00 | | | | | | MAR 01, 2033 | 08:25 AM | NEW MOON | 11PI04 | | | | | | MAR 30, 2033 | 05:53 PM | NEW MOON | 10AR20 | | ET | | | | SEP 09, 2033 | 02:22 AM | FULL MOON | 16PI44 | | | | | | OCT 08, 2033 | 10:59 AM | FULL MOON | 15AR29 | | ET | | | | NOV 06, 2033 | 08:33 PM | FULL MOON | 14TA44 | | | | | | APR 18, 2034 | 07:28 PM | NEW MOON | 28AR50 | | | | | | MAY 18, 2034 | 03:14 AM | NEW MOON | 27TA17 | | | | | | OCT 27, 2034 | 12:43 PM | FULL MOON | 04TA10 | | | | | | NOV 25, 2034 | 10:33 PM | FULL MOON | 03GE43 | X | | | | | DEC 25, 2034 | 08:56 AM | FULL MOON | 03CA37 | | | | | | JUN 06, 2035 | 03:22 AM | NEW MOON | 15GE18 | | | | | | JUL 05, 2035 | 10:00 AM | NEW MOON | 13CA15 | | | | | | DEC 15, 2035 | 00:34 AM | FULL MOON | 22GE50 | | | | | | JAN 13, 2036 | 11:17 AM | FULL MOON | 22CA50 | X | | | | | FEB 11, 2036 | 10:10 PM | FULL MOON | 22LE45 | | ET | | | | JUL 23, 2036 | 10:18 AM | NEW MOON | 01LE09 | | EP | | | | AUG 21, 2036 | 05:36 PM | NEW MOON | 29LE14 | | EP | | | | JAN 31, 2037 | 02:05 PM | FULL MOON | 12LE02 | | ET | | | | MAR 02, 2037 | 00:29 AM | FULL MOON | 11VI45 | | | | | | MAR 31, 2037 | 09:55 AM | FULL MOON | 11LI01 | | | | | | SEP 09, 2037 | 06:26 PM | NEW MOON | 17VI25 | | | | | | OCT 09, 2037 | 02:35 AM | NEW MOON | 16LI09 | | | | | | MAR 21, 2038 | 02:10 AM | FULL MOON | 00LI33 | | | | | | APR 19, 2038 | 10:38 AM | FULL MOON | 29LI29 | | | | | | MAY 18, 2038 | 06:25 PM | FULL MOON | 27SC55 | | | | | | SEP 28, 2038 | 06:59 PM | NEW MOON | 05LI45 | | | | | | OCT 28, 2038 | 03:54 AM | NEW MOON | 04SC49 | | | | | | NOV 26, 2038 | 01:48 PM | NEW MOON | 04SA23 | | | | | | MAY 08, 2039 | 11:21 AM | FULL MOON | 17SC45 | | | | | | JUN 06, 2039 | 06:49 PM | FULL MOON | 15SA56 | | EP | | | | JUL 06, 2039 | 02:04 AM | FULL MOON | 13CP55 | | | | | | NOV 16, 2039 | 05:47 AM | NEW MOON | 23SC43 | | | | | | DEC 15, 2039 | 04:33 PM | NEW MOON | 23SA33 | | ET | | | | JAN 14, 2040 | 03:26 AM | NEW MOON | 23CP33 | | | | | | JUN 24, 2040 | 07:21 PM | FULL MOON | 03CP53 | | | | | | JUL 24, 2040 | 02:07 AM | FULL MOON | 01AQ48 | | | | | | AUG 22, 2040 | 09:10 AM | FULL MOON | 29AQ53 | | | | | | JAN 02, 2041 | 07:09 PM | NEW MOON | 12CP46 | | | | | | FEB 01, 2041 | 05:44 AM | NEW MOON | 12AQ44 | | | | | | MAR 02, 2041 | 03:41 PM | NEW MOON | 12PI25 | | | | | | AUG 12, 2041 | 02:06 AM | FULL MOON | 19AQ46 | | | | | | SEP 10, 2041 | 09:25 AM | FULL MOON | 18PI03 | | | | | | OCT 09, 2041 | 06:03 PM | FULL MOON | 16AR49 | | | | | | FEB 20, 2042 | 07:40 AM | NEW MOON | 01PI47 | | | | | | MAR 06, 2042 | 08:12 PM | FULL MOON | 16VI23 | | | | | | MAR 21, 2042 | 05:24 PM | NEW MOON | 01AR13 | | | | | | APR 20, 2042 | 02:21 AM | NEW MOON | 00TA09 | | ET | | | | SEP 29, 2042 | 10:36 AM | FULL MOON | 06AR26 | | EP | | | | OCT 28, 2042 | 07:49 PM | FULL MOON | 05TA31 | | EN | | | | NOV 27, 2042 | 06:07 AM | FULL MOON | 05GE07 | | | | | | APR 09, 2043 | 07:08 PM | NEW MOON | 19AR50 | | ET | | | | MAY 09, 2043 | 03:23 AM | NEW MOON | 18TA26 | | | | | | JUN 07, 2043 | 10:37 AM | NEW MOON | 16GE36 | | | | | | NOV 16, 2043 | 09:54 PM | FULL MOON | 24TA25 | | | | | | DEC 16, 2043 | 08:03 AM | FULL MOON | 24GE14 | | | | | | MAY 27, 2044 | 03:41 AM | NEW MOON | 06GE31 | | | | | | JUN 25, 2044 | 10:26 AM | NEW MOON | 04CA31 | | | | | | JUL 24, 2044 | 05:12 PM | NEW MOON | 02LE27 | | | | | | JAN 03, 2045 | 10:21 AM | FULL MOON | 13CA26 | | | | | | FEB 01, 2045 | 09:06 PM | FULL MOON | 13LE25 | | | | | | JUL 14, 2045 | 10:30 AM | NEW MOON | 22CA24 | | | | | | AUG 12, 2045 | 05:41 PM | NEW MOON | 20LE25 | | ET | | | | SEP 11, 2045 | 01:28 AM | NEW MOON | 18VI44 | | | | | | JAN 22, 2046 | 12:53 PM | FULL MOON | 02LE39 | | EP | | | | FEB 20, 2046 | 11:45 PM | FULL MOON | 02VI30 | | | | | | MAR 22, 2046 | 09:28 AM | FULL MOON | 01LI55 | | | | | | AUG 31, 2046 | 06:27 PM | NEW MOON | 08VI32 | | | | | | SEP 30, 2046 | 02:27 AM | NEW MOON | 07LI06 | | | | | | OCT 29, 2046 | 11:18 AM | NEW MOON | 06SC12 | | | | | | MAR 12, 2047 | 01:38 AM | FULL MOON | 21VI24 | | | | | | APR 10, 2047 | 10:36 AM | FULL MOON | 20LI30 | | | | | | MAY 09, 2047 | 06:26 PM | FULL MOON | 19SC04 | | | | | | OCT 19, 2047 | 03:29 AM | NEW MOON | 25LI41 | | | | | | NOV 17, 2047 | 01:00 PM | NEW MOON | 25SC06 | | | | | | DEC 16, 2047 | 11:39 PM | NEW MOON | 24SA56 | | EP | | | | APR 28, 2048 | 11:14 AM | FULL MOON | 08SC51 | | | | | | MAY 27, 2048 | 06:58 PM | FULL MOON | 07SA10 | | | | | | JUN 26, 2048 | 02:10 AM | FULL MOON | 05CP11 | | EP | | | | DEC 05, 2048 | 03:32 PM | NEW MOON | 14SA11 | | ET | | | | JAN 04, 2049 | 02:25 AM | NEW MOON | 14CP09 | | | | | | FEB 02, 2049 | 01:17 PM | NEW MOON | 14AQ08 | | | | | | JUN 15, 2049 | 07:28 PM | FULL MOON | 25SA08 | | EN | | | | JUL 15, 2049 | 02:31 AM | FULL MOON | 23CP05 | | | | | | AUG 13, 2049 | 09:21 AM | FULL MOON | 21AQ05 | | | | | | JAN 23, 2050 | 04:58 AM | NEW MOON | 03AQ22 | | | | | | FEB 21, 2050 | 03:04 PM | NEW MOON | 03PI10 | | | | | | MAR 23, 2050 | 00:42 AM | NEW MOON | 02AR35 | | | | | | AUG 03, 2050 | 02:21 AM | FULL MOON | 10AQ59 | | | | | | SEP 01, 2050 | 09:32 AM | FULL MOON | 09PI10 | | | | | | SEP 30, 2050 | 05:33 PM | FULL MOON | 07AR45 | | | | | | MAR 12, 2051 | 04:54 PM | NEW MOON | 22PI04 | | | | | | APR 11, 2051 | 02:00 AM | NEW MOON | 21AR09 | | EP | | | | SEP 20, 2051 | 10:13 AM | FULL MOON | 27PI25 | | | | | | OCT 19, 2051 | 07:15 PM | FULL MOON | 26AR22 | | ET | | | | NOV 18, 2051 | 05:07 AM | FULL MOON | 25TA48 | | | | | | APR 29, 2052 | 03:22 AM | NEW MOON | 09TA32 | | | | | | MAY 28, 2052 | 10:52 AM | NEW MOON | 07GE49 | | | | | | NOV 06, 2052 | 09:10 PM | FULL MOON | 15TA10 | | | | | | DEC 06, 2052 | 07:20 AM | FULL MOON | 14GE52 | X | | | | | JAN 04, 2053 | 05:47 PM | FULL MOON | 14CA50 | | | | | | JUN 16, 2053 | 10:53 AM | NEW MOON | 25GE46 | | | | | | JUL 15, 2053 | 05:28 PM | NEW MOON | 23CA42 | | | | | | DEC 25, 2053 | 09:25 AM | FULL MOON | 04CA02 | | | | | | JAN 23, 2054 | 08:09 PM | FULL MOON | 04LE02 | X | | | | | FEB 22, 2054 | 06:47 AM | FULL MOON | 03VI51 | | ET | | | | AUG 03, 2054 | 05:49 PM | NEW MOON | 11LE38 | | EP | | | | SEP 02, 2054 | 01:20 AM | NEW MOON | 09VI50 | | EP | | | | FEB 11, 2055 | 10:50 PM | FULL MOON | 23LE11 | | ET | | | | MAR 13, 2055 | 08:58 AM | FULL MOON | 22VI46 | | | | | | APR 11, 2055 | 05:59 PM | FULL MOON | 21LI50 | | | | | | SEP 21, 2055 | 02:21 AM | NEW MOON | 28VI07 | | | | | | OCT 20, 2055 | 10:51 AM | NEW MOON | 27LI02 | | | | | | MAR 31, 2056 | 10:26 AM | FULL MOON | 11LI27 | | | | | | APR 29, 2056 | 06:32 PM | FULL MOON | 10SC10 | | | | | | MAY 29, 2056 | 01:59 AM | FULL MOON | 08SA27 | | | | | | NOV 07, 2056 | 12:23 PM | NEW MOON | 15SC49 | | | | | | DEC 06, 2056 | 10:33 PM | NEW MOON | 15SA32 | | | | | | MAY 18, 2057 | 07:04 PM | FULL MOON | 28SC20 | | | | | | JUN 17, 2057 | 02:20 AM | FULL MOON | 26SA25 | | EP | | | | JUL 16, 2057 | 09:30 AM | FULL MOON | 24CP22 | | | | | | NOV 26, 2057 | 02:24 PM | NEW MOON | 04SA49 | | | | | | DEC 26, 2057 | 01:25 AM | NEW MOON | 04CP44 | | ET | | | | JAN 24, 2058 | 12:16 PM | NEW MOON | 04AQ44 | | | | | | JUL 06, 2058 | 02:48 AM | FULL MOON | 14CP20 | | | | | | AUG 04, 2058 | 09:39 AM | FULL MOON | 12AQ18 | | | | | | SEP 02, 2058 | 04:53 PM | FULL MOON | 10PI29 | | | | | | JAN 14, 2059 | 03:59 AM | NEW MOON | 23CP58 | | | | | | FEB 12, 2059 | 02:29 PM | NEW MOON | 23AQ52 | | | | | | MAR 14, 2059 | 00:07 AM | NEW MOON | 23PI25 | | | | | | AUG 23, 2059 | 09:43 AM | FULL MOON | 00PI19 | | | | | | SEP 21, 2059 | 05:20 PM | FULL MOON | 28PI45 | | | | | | OCT 21, 2059 | 02:17 AM | FULL MOON | 27AR42 | | | | | | MAR 02, 2060 | 04:14 PM | NEW MOON | 12PI50 | | | | | | APR 01, 2060 | 01:39 AM | NEW MOON | 12AR06 | | | | | | APR 30, 2060 | 10:12 AM | NEW MOON | 10TA50 | | ET | | | | OCT 09, 2060 | 06:43 PM | FULL MOON | 17AR15 | | EN | | | | NOV 08, 2060 | 04:19 AM | FULL MOON | 16TA31 | | EN | | | | DEC 07, 2060 | 02:50 PM | FULL MOON | 16GE16 | | | | | | APR 20, 2061 | 03:07 AM | NEW MOON | 00TA34 | | ET | | | | MAY 19, 2061 | 11:04 AM | NEW MOON | 29TA00 | | | | | | JUN 17, 2061 | 06:05 PM | NEW MOON | 27GE04 | | | | | | NOV 27, 2061 | 06:34 AM | FULL MOON | 05GE32 | | | | | | DEC 26, 2061 | 04:55 PM | FULL MOON | 05CA26 | | | | | | JAN 25, 2062 | 03:39 AM | FULL MOON | 05LE26 | | | | | | JUN 07, 2062 | 11:14 AM | NEW MOON | 17GE01 | | | | | | JUL 06, 2062 | 05:54 PM | NEW MOON | 14CA58 | | | | | | AUG 05, 2062 | 00:42 AM | NEW MOON | 12LE56 | | | | | | JAN 14, 2063 | 07:14 PM | FULL MOON | 24CA39 | | | | | | FEB 13, 2063 | 05:50 AM | FULL MOON | 24LE33 | | | | | | JUL 25, 2063 | 05:57 PM | NEW MOON | 02LE52 | | | | | | AUG 24, 2063 | 01:19 AM | NEW MOON | 00VI58 | | ET | | | | SEP 22, 2063 | 09:23 AM | NEW MOON | 29VI26 | | | | | | MAR 03, 2064 | 08:21 AM | FULL MOON | 13VI33 | | | | | | APR 01, 2064 | 05:42 PM | FULL MOON | 12LI47 | | | | | | SEP 11, 2064 | 02:12 AM | NEW MOON | 19VI10 | | | | | | OCT 10, 2064 | 10:35 AM | NEW MOON | 17LI56 | | | | | | NOV 08, 2064 | 07:47 PM | NEW MOON | 17SC12 | | | | | | MAR 22, 2065 | 09:58 AM | FULL MOON | 02LI20 | | | | | | APR 20, 2065 | 06:38 PM | FULL MOON | 01SC15 | | | | | | MAY 20, 2065 | 02:07 AM | FULL MOON | 29SC39 | | | | | | OCT 29, 2065 | 11:49 AM | NEW MOON | 06SC37 | | | | | | NOV 27, 2065 | 09:41 PM | NEW MOON | 06SA12 | | | | | | DEC 27, 2065 | 08:29 AM | NEW MOON | 06CP08 | | EP | | | | MAY 09, 2066 | 07:01 PM | FULL MOON | 19SC29 | | | | | | JUN 08, 2066 | 02:33 AM | FULL MOON | 17SA40 | | | | | | JUL 07, 2066 | 09:36 AM | FULL MOON | 15CP38 | | EP | | | | DEC 17, 2066 | 00:19 AM | NEW MOON | 25SA21 | | ET | | | | JAN 15, 2067 | 11:19 AM | NEW MOON | 25CP22 | | | | | | FEB 13, 2067 | 09:59 PM | NEW MOON | 25AQ16 | | | | | | JUN 27, 2067 | 02:55 AM | FULL MOON | 05CP36 | | EN | | | | JUL 26, 2067 | 09:59 AM | FULL MOON | 03AQ33 | | | | | | AUG 24, 2067 | 04:59 PM | FULL MOON | 01PI38 | | | | | | FEB 03, 2068 | 01:46 PM | NEW MOON | 14AQ33 | | | | | | MAR 03, 2068 | 11:40 PM | NEW MOON | 14PI14 | | | | | | APR 02, 2068 | 08:53 AM | NEW MOON | 13AR27 | | | | | | AUG 13, 2068 | 09:53 AM | FULL MOON | 21AQ30 | | | | | | SEP 11, 2068 | 05:21 PM | FULL MOON | 19PI49 | | | | | | OCT 11, 2068 | 01:41 AM | FULL MOON | 18AR35 | | | | | | MAR 23, 2069 | 01:15 AM | NEW MOON | 03AR00 | | | | | | APR 21, 2069 | 10:01 AM | NEW MOON | 01TA54 | | EP | | | | MAY 20, 2069 | 06:07 PM | NEW MOON | 00GE19 | | EP | | | | SEP 30, 2069 | 06:11 PM | FULL MOON | 08AR11 | | | | | | OCT 30, 2069 | 03:37 AM | FULL MOON | 07TA18 | | ET | | | | NOV 28, 2069 | 01:48 PM | FULL MOON | 06GE55 | | | | | | MAY 10, 2070 | 11:11 AM | NEW MOON | 20TA10 | | | | | | JUN 08, 2070 | 06:26 PM | NEW MOON | 18GE20 | | | | | | NOV 18, 2070 | 05:42 AM | FULL MOON | 26TA13 | | | | | | DEC 17, 2070 | 04:07 PM | FULL MOON | 26GE03 | X | | | | | JAN 16, 2071 | 02:38 AM | FULL MOON | 26CA02 | | | | | | JUN 27, 2071 | 06:23 PM | NEW MOON | 06CA15 | | | | | | JUL 27, 2071 | 00:58 AM | NEW MOON | 04LE10 | | | | | | JAN 05, 2072 | 06:14 PM | FULL MOON | 15CA15 | | | | | | FEB 04, 2072 | 04:57 AM | FULL MOON | 15LE12 | X | | | | | MAR 04, 2072 | 03:20 PM | FULL MOON | 14VI54 | | ET | | | | AUG 14, 2072 | 01:23 AM | NEW MOON | 22LE09 | | | | | | SEP 12, 2072 | 09:08 AM | NEW MOON | 20VI28 | | ET | | | | FEB 22, 2073 | 07:28 AM | FULL MOON | 04VI17 | | ET | | | | MAR 23, 2073 | 05:19 PM | FULL MOON | 03LI41 | | | | | | APR 22, 2073 | 01:57 AM | FULL MOON | 02SC34 | | | | | | OCT 01, 2073 | 10:23 AM | NEW MOON | 08LI52 | | | | | | OCT 30, 2073 | 07:14 PM | NEW MOON | 07SC59 | | | | | | APR 11, 2074 | 06:32 PM | FULL MOON | 22LI14 | | | | | | MAY 11, 2074 | 02:20 AM | FULL MOON | 20SC48 | | | | | | JUN 09, 2074 | 09:30 AM | FULL MOON | 18SA57 | | | | | | NOV 18, 2074 | 08:57 PM | NEW MOON | 26SC53 | | | | | | DEC 18, 2074 | 07:22 AM | NEW MOON | 26SA43 | | | | | | MAY 30, 2075 | 02:41 AM | FULL MOON | 08SA53 | | | | | | JUN 28, 2075 | 09:49 AM | FULL MOON | 06CP53 | | EP | | | | JUL 27, 2075 | 04:55 PM | FULL MOON | 04AQ49 | | | | | | JAN 06, 2076 | 10:16 AM | NEW MOON | 15CP57 | | ET | | | | FEB 04, 2076 | 09:04 PM | NEW MOON | 15AQ55 | | | | | | JUL 16, 2076 | 10:15 AM | FULL MOON | 24CP47 | | | | | | AUG 14, 2076 | 05:14 PM | FULL MOON | 22AQ48 | | | | | | SEP 13, 2076 | 00:40 AM | FULL MOON | 21PI08 | | | | | | JAN 24, 2077 | 12:47 PM | NEW MOON | 05AQ10 | | | | | | FEB 22, 2077 | 11:09 PM | NEW MOON | 04PI58 | | | | | | MAR 24, 2077 | 08:27 AM | NEW MOON | 04AR20 | | | | | | SEP 02, 2077 | 05:26 PM | FULL MOON | 10PI54 | | | | | | OCT 02, 2077 | 01:23 AM | FULL MOON | 09AR31 | | | | | | OCT 31, 2077 | 10:38 AM | FULL MOON | 08TA39 | | | | | | MAR 14, 2078 | 00:39 AM | NEW MOON | 23PI50 | | | | | | APR 12, 2078 | 09:47 AM | NEW MOON | 22AR54 | | | | | | MAY 11, 2078 | 05:59 PM | NEW MOON | 21TA28 | | ET | | | | OCT 21, 2078 | 02:57 AM | FULL MOON | 28AR07 | | EN | | | | NOV 19, 2078 | 12:54 PM | FULL MOON | 27TA35 | | EN | | | | DEC 18, 2078 | 11:36 PM | FULL MOON | 27GE26 | | | | | | MAY 01, 2079 | 10:59 AM | NEW MOON | 11TA16 | | ET | | | | MAY 30, 2079 | 06:44 PM | NEW MOON | 09GE33 | | | | | | JUN 29, 2079 | 01:34 AM | NEW MOON | 07CA33 | | | | | | DEC 08, 2079 | 03:18 PM | FULL MOON | 16GE41 | | | | | | JAN 07, 2080 | 01:46 AM | FULL MOON | 16CA39 | X | | | | | FEB 05, 2080 | 12:24 PM | FULL MOON | 16LE36 | | | | | | JUN 17, 2080 | 06:43 PM | NEW MOON | 27GE30 | | | | | | JUL 17, 2080 | 01:24 AM | NEW MOON | 25CA25 | | | | | | AUG 15, 2080 | 08:15 AM | NEW MOON | 23LE26 | | | | | | JAN 25, 2081 | 04:03 AM | FULL MOON | 05LE51 | | | | | | FEB 23, 2081 | 02:29 PM | FULL MOON | 05VI39 | | | | | | AUG 05, 2081 | 01:26 AM | NEW MOON | 13LE21 | | | | | | SEP 03, 2081 | 09:04 AM | NEW MOON | 11VI34 | | ET | | | | OCT 02, 2081 | 05:25 PM | NEW MOON | 10LI12 | | | | | | MAR 14, 2082 | 04:47 PM | FULL MOON | 24VI32 | | | | | | APR 13, 2082 | 01:48 AM | FULL MOON | 23LI35 | | | | | | SEP 22, 2082 | 10:06 AM | NEW MOON | 29VI52 | | | | | | OCT 21, 2082 | 06:53 PM | NEW MOON | 28LI49 | | | | | | NOV 20, 2082 | 04:21 AM | NEW MOON | 28SC16 | | | | | | MAY 02, 2083 | 02:32 AM | FULL MOON | 11SC56 | | | | | | MAY 31, 2083 | 09:45 AM | FULL MOON | 10SA11 | | | | | | NOV 09, 2083 | 08:17 PM | NEW MOON | 17SC37 | | | | | | DEC 09, 2083 | 06:27 AM | NEW MOON | 17SA21 | | | | | | JAN 07, 2084 | 05:19 PM | NEW MOON | 17CP20 | | EP | | | | JUN 18, 2084 | 10:03 AM | FULL MOON | 28SA09 | | EP | | | | JUL 17, 2084 | 05:04 PM | FULL MOON | 26CP05 | | | | | | DEC 27, 2084 | 09:09 AM | NEW MOON | 06CP33 | | ET | | | | JAN 25, 2085 | 08:08 PM | NEW MOON | 06AQ34 | | | | | | FEB 24, 2085 | 06:35 AM | NEW MOON | 06PI21 | | | | | | AUG 05, 2085 | 05:32 PM | FULL MOON | 14AQ02 | | | | | | SEP 04, 2085 | 00:44 AM | FULL MOON | 12PI14 | | | | | | FEB 13, 2086 | 10:29 PM | NEW MOON | 25AQ41 | | | | | | MAR 15, 2086 | 08:06 AM | NEW MOON | 25PI12 | | | | | | APR 13, 2086 | 04:56 PM | NEW MOON | 24AR14 | | | | | | SEP 23, 2086 | 01:18 AM | FULL MOON | 00AR31 | | | | | | OCT 22, 2086 | 09:58 AM | FULL MOON | 29AR29 | | | | | | APR 03, 2087 | 09:28 AM | NEW MOON | 13AR52 | | | | | | MAY 02, 2087 | 05:53 PM | NEW MOON | 12TA35 | | EP | | | | JUN 01, 2087 | 01:41 AM | NEW MOON | 10GE51 | | EP | | | | NOV 10, 2087 | 12:08 PM | FULL MOON | 18TA19 | | ET | | | | DEC 09, 2087 | 10:33 PM | FULL MOON | 18GE04 | | | | | | MAY 20, 2088 | 06:51 PM | NEW MOON | 00GE44 | | | | | | JUN 19, 2088 | 01:56 AM | NEW MOON | 28GE48 | | | | | | JUL 18, 2088 | 08:41 AM | NEW MOON | 26CA44 | | | | | | NOV 28, 2088 | 02:21 PM | FULL MOON | 07GE20 | | | | | | DEC 28, 2088 | 00:59 AM | FULL MOON | 07CA15 | X | | | | | JAN 26, 2089 | 11:27 AM | FULL MOON | 07LE14 | | | | | | JUL 08, 2089 | 01:50 AM | NEW MOON | 16CA42 | | | | | | AUG 06, 2089 | 08:31 AM | NEW MOON | 14LE39 | | | | | | SEP 04, 2089 | 03:59 PM | NEW MOON | 12VI53 | | | | | | JAN 16, 2090 | 03:05 AM | FULL MOON | 26CA27 | | | | | | FEB 14, 2090 | 01:41 PM | FULL MOON | 26LE21 | X | | | | | MAR 15, 2090 | 11:44 PM | FULL MOON | 25VI53 | | ET | | | | AUG 25, 2090 | 09:01 AM | NEW MOON | 02VI42 | | | | | | SEP 23, 2090 | 05:06 PM | NEW MOON | 01LI11 | | ET | | | | OCT 23, 2090 | 02:11 AM | NEW MOON | 00SC10 | | | | | | MAR 05, 2091 | 04:01 PM | FULL MOON | 15VI20 | | ET | | | | APR 04, 2091 | 01:33 AM | FULL MOON | 14LI33 | | | | | | MAY 03, 2091 | 09:48 AM | FULL MOON | 13SC15 | | | | | | OCT 12, 2091 | 06:31 PM | NEW MOON | 19LI41 | | | | | | NOV 11, 2091 | 03:45 AM | NEW MOON | 18SC59 | | | | | | DEC 10, 2091 | 01:56 PM | NEW MOON | 18SA44 | | | | | | APR 22, 2092 | 02:31 AM | FULL MOON | 02SC59 | | | | | | MAY 21, 2092 | 10:02 AM | FULL MOON | 01SA23 | | | | | | JUN 19, 2092 | 04:59 PM | FULL MOON | 29SA26 | | | | | | NOV 29, 2092 | 05:39 AM | NEW MOON | 08SA00 | | | | | | DEC 28, 2092 | 04:13 PM | NEW MOON | 07CP55 | | | | | | JUN 09, 2093 | 10:12 AM | FULL MOON | 19SA22 | | | | | | JUL 08, 2093 | 05:16 PM | FULL MOON | 17CP20 | | EP | | | | AUG 07, 2093 | 00:26 AM | FULL MOON | 15AQ19 | | | | | | JAN 16, 2094 | 07:09 PM | NEW MOON | 27CP09 | | ET | | | | FEB 15, 2094 | 05:46 AM | NEW MOON | 27AQ02 | | | | | | JUL 27, 2094 | 05:42 PM | FULL MOON | 05AQ15 | | | | | | AUG 26, 2094 | 00:54 AM | FULL MOON | 03PI22 | | | | | | SEP 24, 2094 | 08:36 AM | FULL MOON | 01AR51 | | | | | | MAR 06, 2095 | 07:42 AM | NEW MOON | 16PI00 | | | | | | APR 04, 2095 | 04:38 PM | NEW MOON | 15AR12 | | | | | | SEP 14, 2095 | 01:13 AM | FULL MOON | 21PI33 | | | | | | OCT 13, 2095 | 09:34 AM | FULL MOON | 20AR20 | | | | | | NOV 11, 2095 | 07:08 PM | FULL MOON | 19TA40 | | | | | | MAR 24, 2096 | 08:58 AM | NEW MOON | 04AR45 | | | | | | APR 22, 2096 | 05:46 PM | NEW MOON | 03TA38 | | | | | | MAY 22, 2096 | 01:38 AM | NEW MOON | 02GE02 | | ET | | | | OCT 31, 2096 | 11:19 AM | FULL MOON | 09TA04 | | EN | | | | NOV 29, 2096 | 09:37 PM | FULL MOON | 08GE42 | X | EN | | | | DEC 29, 2096 | 08:26 AM | FULL MOON | 08CA38 | | | | | | MAY 11, 2097 | 06:43 PM | NEW MOON | 21TA53 | | ET | | | | JUN 10, 2097 | 02:16 AM | NEW MOON | 20GE03 | | | | | | JUL 09, 2097 | 09:01 AM | NEW MOON | 17CA59 | | | | | | DEC 19, 2097 | 00:07 AM | FULL MOON | 27GE51 | | | | | | JAN 17, 2098 | 10:39 AM | FULL MOON | 27CA51 | X | | | | | FEB 15, 2098 | 09:03 PM | FULL MOON | 27LE43 | | | | | | JUN 29, 2098 | 02:09 AM | NEW MOON | 07CA57 | | | | | | JUL 28, 2098 | 08:53 AM | NEW MOON | 05LE53 | | | | | | AUG 26, 2098 | 03:55 PM | NEW MOON | 04VI00 | | | | | | FEB 05, 2099 | 12:52 PM | FULL MOON | 17LE01 | | | | | | MAR 06, 2099 | 11:02 PM | FULL MOON | 16VI41 | | | | | | APR 05, 2099 | 08:39 AM | FULL MOON | 15LI53 | | EP | | | | AUG 16, 2099 | 08:57 AM | NEW MOON | 23LE52 | | | | | | SEP 14, 2099 | 04:53 PM | NEW MOON | 22VI13 | | ET | | | | OCT 14, 2099 | 01:35 AM | NEW MOON | 21LI02 | | | | | | MAR 26, 2100 | 01:08 AM | FULL MOON | 05LI28 | | | | | | APR 24, 2100 | 09:46 AM | FULL MOON | 04SC19 | | | | | | MAY 23, 2100 | 05:28 PM | FULL MOON | 02SA42 | | | | | | OCT 03, 2100 | 06:05 PM | NEW MOON | 10LI38 | | | | | | NOV 02, 2100 | 03:17 AM | NEW MOON | 09SC47 | | | | | | DEC 01, 2100 | 01:04 PM | NEW MOON | 09SA24 | | | | | +--------------+----------+-----------+--------+---+----+---+---+
NOTES: X = EXTREME SUPERMOON (MOON AT 100% OR GREATER MEAN PERIGEE) EP = ECLIPSE, PARTIAL ET = ECLIPSE, TOTAL EA = SOLAR ECLIPSE, ANNULAR EH = SOLAR ECLIPSE, HYBRID (ANNULAR/TOTAL) EN = LUNAR ECLIPSE, PENUMBRAL A = GREGORIAN CALENDAR ANTEBLUE MOON (NEW OR FULL) B = GREGORIAN CALENDAR BLUE MOON (NEW OR FULL) 1 = TROPICAL ZODIAC ANTEBLUE MOON (APHETIC NEW OR FULL) 2 = TROPICAL ZODIAC BLUE MOON (ANARETIC NEW OR FULL) All time and zodiacal position data are computer generated for the alignment of Sun and Moon in ecliptic longitude using Matrix's BLUE*STAR software, with nominal precision to the nearest minute of arc. A SuperMoon is a perigee-syzygy, a new or full moon (syzygy) which occurs when the Moon is at 90% or greater of its mean closest approach to Earth (perigee). 
 
  

Aku Yang Bodoh

23 Feb 2011
Oleh : Aku
Djakarta, 15 Oktober 2010

Apakah kau tahu,, bahwa aku fasih dalam lima bahasa dunia..?
Apakah kau tahu, bahwa aku peraih Beasiswa Kedokteran Universitas terkemuka di negeri ini..?
Dan, Apakah kau tahu, bagaimana haru-nya diriku saat mengibarkan Bendera Pusaka..?
Ahh, pasti kau takkan pernah tahu, karna aku tak pernah memberi tahu dan kau pun tak mau tahu tentang ku..

Tapi..
Ada satu yang selalu tahu tentang semua yang pernah aku alami
Ada satu yang tahu tentang apa yang sedang dan tidak aku miliki dalam hidup ini
Dan ku yakin kita sama-sama tahu tentang dia yang Satu

Lantas, kenapa bodohnya aku..
Bercerita panjang lebar tentang hidup ku
Membeberkan segala sesuatu bak tsunami menerjang daratan Negeri
Berkata-kata liar seolah-olah kau dan aku takkan mati esok pagi
Padahal, aku sangat yakin, tak satupun dari mu mengenal baik tentang ku

Lantas, kenapa sangat bodohnya aku..
Menyia-nyiakan sesuatu, yang ku tahu dia yang selama ini tahu tentang ku
Menyia-nyiakan sesuatu, yang ku tahu betapa pedulinya dia akan hidup ku

Lantas, kenapa sangat sangat bodohnya aku..
Tak ada setetespun air mata yang jatuh saat ku sedang berbicara syahdu denganNya, padahal aku tahu Dia amat peduli akan kisah ku
Tak ada sedikit-pun kata-kata indah yang mampu keluar dari mulut ku, padahal kau tahu betapa hebat-nya aku merangkai kata-kata cinta untuk kekasihku

Terkoyak, Tercabik bak kain kusam yang tak berharga
 

SixSense6 Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger